Terkini

Powered by Blogger.

KPK Periksa Eks Wagub Lampung dan Anggota DPR Kasus Suap Bupati Lampura

17 December 2019


LAMPUNGONLINE - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan memanggil dan memeriksa mantan Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Bachtiar Basri, Selasa, 17 Desember 2019.

Hal itu terkait kasus suap proyek di Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) yang menjerat Bupati Lampura nonaktif, Agung Ilmu Mangkunegara.

Selain itu, KPK juga memeriksa Anggota DPR RI asal Lampung sekaligus mantan Bupati Way Kanan, Lampung, 2000-2010, Tamanuri, yang juga ayah kandung Agung.

"Kami periksa Bachtiar dalam kapasitas saksi untuk tersangka AIM (Agung Ilmu Mangkunegara)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, dilansir Suara.com.

Selain Bachtiar, KPK turut memanggil anggota DPR RI, Tamanuri, yang juga ayahanda tersangka Agung

Tamanuri pun diperiksa dalam kapasitas saksi untuk penyidikan Agung.

Dalam kasus tersebut, KPK total telah menetapkan enam orang sebagai tersangka.

Mereka yakni Agung Ilmu Mangkunegara, Raden Syahril (RSY) yang merupakan orang kepercayaan Agung, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara, Syahbuddin.

Lalu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara, Wan Hendri, serta dua orang dari unsur swasta masing-masing, Chandra Safari dan Hendra Wijaya Saleh (HWS).

Dalam konstruksi perkara disebut bahwa Agung menerima suap terkait proyek di Dinas Perdagangan dan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara dengan total sekitar Rp 1,2 miliar.

Untuk Dinas Perdagangan, diduga penyerahan uang kepada Agung oleh Hendra pada Wan Hendri melalui Syahril.

Hendra menyerahkan uang Rp 300 juta kepada Wan Hendri dan kemudian Wan Hendri menyerahkan uang Rp 240 juta pada Syahri. Namun, sejumlah Rp 60 juta masih berada di tangan Hendri. (*)