Ratusan KPPS Meninggal, IDI: Autopsi Jenazah Valid Ungkap Penyebab Kematian

Daeng Muhammad Faqih (ist) LAMPUNGONLINE.CO.ID –  Ratusan petugas pemilu 2019 yang meninggal dunia hingga melebihi angka psikologis 500...

Daeng Muhammad Faqih (ist)

LAMPUNGONLINE.CO.ID – Ratusan petugas pemilu 2019 yang meninggal dunia hingga melebihi angka psikologis 500 jiwa, menimbulkan tanda tanya.

Opsi autopsi jenazah petugas pemilu ini menjadi tuntutan dari sejumlah dokter untuk mengetahui penyebab kematian.

Dokter pelapor kasus kematian petugas pemilu, Zulkifli mengatakan, petugas pemilu yang meninggal itu lebih layak disebut sebagai korban demokrasi, ketimbang pahlawan demokrasi.

Itu karena mereka dinilai menjadi korban dari sistem demokrasi yang salah.

"Ironi buat saya sebagai aktivis kebangsaan, mengatakan ini pahlawan demokrasi. Kalau saya mengatakan, ini korban demokrasi, itulah kenapa saya melapor ke Bareskrim," ujar Zulkifli saat dialog dalam progaram 'Apa Kabar Petang tvOne', Jumat (10/5/2019).

Menurut Zulkifli, selama pengalamannya sebagai dokter, tidak ada penyebab kematian karena kelelahan.

"Pemicunya karena kelelahan ini harus diperiksa," ujarnya, dilansir Viva.co.id.

Sementara menurut Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng Muhammad Faqih, dia sepakat bahwa autopsi jenazah adalah cara yang paling valid untuk mengetahui penyebab kematian.

Menurut dia, kelelahan memang bisa menjadi pemicu kematian, namun akan lebih valid jika dilakukan autopsi jenazah.

"Dari segi keilmuan kedokteran, untuk mengetahui yang paling valid penyebab kematian itu memang paling tinggi dengan autopsi jenazah," kata Daeng.

Apakah IDI merekomendasikan autopsi jenazah? Daeng menjelaskan, sebetulnya ada prosedur dari autopsi jenazah dalam KUHAP Pasal 133 dan 134. Dalam ketentuan tersebut, yang berhak melakukan itu adalah penyidik.

"Makanya, kalau dokter Zulkifli sudah bilang lapor ke Bareskrim, silakan itu dilakukan oleh penyidik," kata dia.

Meski begitu, Daeng menjelaskan ada prosedur lain yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1981. Dalam aturan tersebut ada prosedur bedah mayat klinis dan bedah mayat anatomis.

"Kalau di KUHAP itu bedah mayat forensik untuk kepentingan penyidikan. Tapi kalau bedah mayat klinis itu, dengan persetujuan saja dari keluarga, mungkin keluarga ingin tahu sebabnya, itu bisa dilakukan autopsi jenazah," katanya.

Selain itu, Daeng menjelaskan prosedur autopsi jenazah juga bisa dilakukan dokter, jika mayat mengidap penyakit yang akan menular ke masyarakat luas.

"Itu dilakukan autopsi klinis," jelas dia. (*)
Name

Anakidah,8,Analisis,1,Aplikasi,23,Bisnis,134,Buku,25,Catatan,1,CPNS 2018,2,Cuaca,22,Dewasa,3,Editorial,1,Ekonomi,1109,Energi,157,Fenomena,47,Film,95,Finansial,17,Fokus,1,Forum,1,Fotografi,1,Gadget,281,Game,13,Headline,1113,Headlines,152,Hobi,46,Hukum,3024,Idul Fitri,1,In-depth,1,Inspirasi,5,Internasional,1188,Internet,147,Investigasi,6,IT,4,Jabodetabek,805,Jadwal,1,Jasa,1,Kesehatan,303,Komunitas,6,Korporasi,3,Kuliner,56,Lampung,8099,Loker,29,Maskapai,6,Media Sosial,698,Metro,242,Mudik-Balik,80,Musik,350,Nasional,3455,Olahraga,1370,Opini,41,Organisasi,1,Otomotif,54,Pariwisata,127,Pemilu,1814,Pendidikan,596,Perbankan,11,Piala Dunia,101,Pilbup,31,Pileg,99,Pilgub,488,Pilkada,377,Pilpres,594,Pilwakot,33,Politik,420,Properti,39,Provider,3,Ramadhan,305,Regional,2058,Religi,529,Sains,298,Sejarah,41,Selebritis,607,Seni Budaya,162,Sinta Melyati,12,Sosok,26,Teknologi,82,Telekomunikasi,6,Televisi,36,Terkini,1668,Tips Trik,78,Tol Lampung,1,Tren,17,Umum,2,Video,51,Viral,7,Wawasan,34,Wirausaha,19,
ltr
item
LAMPUNGONLINE.CO.ID: Ratusan KPPS Meninggal, IDI: Autopsi Jenazah Valid Ungkap Penyebab Kematian
Ratusan KPPS Meninggal, IDI: Autopsi Jenazah Valid Ungkap Penyebab Kematian
https://4.bp.blogspot.com/-UVnbqYpXe4w/XN69XNpV5HI/AAAAAAAAAjE/IyS1RtklCZAhtDa63zOzrRQ6HGUXCGwsACLcBGAs/s640/Daeng%2BMuhammad%2BFaqih.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-UVnbqYpXe4w/XN69XNpV5HI/AAAAAAAAAjE/IyS1RtklCZAhtDa63zOzrRQ6HGUXCGwsACLcBGAs/s72-c/Daeng%2BMuhammad%2BFaqih.jpg
LAMPUNGONLINE.CO.ID
https://www.lampungonline.co.id/2019/05/ratusan-kpps-meninggal-idi-autopsi.html
https://www.lampungonline.co.id/
https://www.lampungonline.co.id/
https://www.lampungonline.co.id/2019/05/ratusan-kpps-meninggal-idi-autopsi.html
true
5207446134775673659
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy