Terkini

Powered by Blogger.

Wakapolda Lampung Hadiri Talkshow-Dialog Interaktif Pemilu Damai di Way Kanan

04 April 2019

(foto: istimewa)

LAMPUNGONLINE.CO.ID – Wakapolda Lampung Brigjen Pol Teddy Minahasa, SH. SIk didampingi Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Yosi Hariyoso dan Dir Binmas Polda Lampung Kombes Johni Soeroto, menghadiri talkshow dan dialog interaktif dengan tema ‘Iklan-iklan Caleg’, di GSG Pemda Kabupaten Way Kanan, awal pekan ini.

Hadir Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro, forkopimda, pejabat utama Polres Way Kanan, Ormas, LSM, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, seluruh camat Way Kanan, masing-masing pengurus parpol di Way Kanan, pengurus PWI Kabupaten Way Kanan dan tamu undangan.

Dalam kesempatan ini, tidak hanya Dirbinmas Polda Lampung sebagai narasumber talk show, tapi ada juga Komisioner KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami dan pengamat politik Robi Cahyadi.

Kegiatan talk show tersebut diisi dengan beberapa sesi, yakni sesi Dialog Interaktif, sesi tanya jawab dan sesi kuis dengan doorprize yang telah disiapkan panitia.

Wakapolda Lampung Brigjen Pol Teddy Minahasa menyampaikan bahwa mayoritas pemilih di Kabupaten Way Kanan merupakan pemilih milenial atau para pelajar yang baru mendapatkan hak untuk memilih dalam Pemilu, 2019 yang akan dilaksanakan 17 April 2019 mendatang.

“Polri, khususnya Polda Lampung, siap mengawal dan mengamankan proses jalannya Pemilu 2019 agar berjalan dengan aman, damai dan sejuk,” ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (4/4/2019).

Terkait kerawanan, pihaknya telah memetakan lokasi kerawanan di wilayah hukum Polres Way Kanan.

“Untuk itu, dimohon bantuannya agar saling berkoordinasi, baik dari pihak KPUD dan Bawaslu Kabupaten Way Kanan sehingga kerawanan yang terjadi dapat ditanggulangi,” tegas Brigjen Teddy.

Wakapolda Lampung menjelaskan, jumlah personel Polri di Way Kanan tidak akan sebanding dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di seluruh kecamatan.

Artinya ada sejumlah TPS yang tidak akan ter-cover oleh polres setempat.

Namun di tengah keterbatasan itu, Wakapolda berpesan agar para personil Polri tidak boleh menyerah, karena anggota Polri merupakan garda terdepan dalam pengamanan.

“Keterbatasan personil bukan menjadi alasan bagi Polri untuk tidak bisa melaksanakan tugas di TPS. Upaya persuasif harus dikedepankan, seperti melakukan pendekatan terhadap stakeholder, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda,” kata Brigjen Teddy.

Setelah merangkul tokoh yang berpengaruh, lanjut dia, Polri harus mengusahakan daerah tersebut menjadi kurang rawan, dan TPS harus kompak.

“Punya hubungan yang aktif dengan TPS tetangga, jalin komunikasi yang baik. Apa yang terjadi di TPS sekitar saudara, segera share, agar rekan atau pimpinan saudara akan tahu,” imbaunya.

Saat menghadiri Talk Show Dialog Interaktif Menuju Pemilu Aman, Damai dan Sejuk di Gedung Serba Guna Way Kanan, Wakapolda Lampung itu juga mengatakan, dialog ini bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait pelaksanaan Pemilu 2019.

Menurutnya, tanpa partisipasi masyarakat, tidak mungkin seluruh aparat keamanan mampu mengamankan rangkaian Pemilu.

“Pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu serentak 2019 menjadi tanggung jawab bersama dalam memilih calon pemimpin nasional, yang menentukan arah kebijakan bangsa Indonesia lima tahun ke depan,” Brigjen Teddy.

(foto: istimewa)

Sementara Dirbinmas Polda Lampung, Kombes Drs Johni Soeroto menambahkan, untuk menciptakan kondisi Pemilu dan Pilres aman, damai, dan sejuk pada 17 April mendatang, Polri mengerahkan delapan ribu lebih personil dan dibantu tiga ribu lebih aparat TNI.

Dia pun mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Way Kanan, untuk sama-sama mengawasi dan menciptakan Pemilu yang aman.

“Mari kita bersama-sama bertanggung jawab atas terselenggaranya Pemilu serentak 2019 ini, untuk menuju pemilu yang aman, damai, dan sejuk,” imbau Kombes Johni.

Kunjungan Wakapolda Lampung ke Way Kanan ini disambut Bupati Raden Adipati Surya. (*/des)

close