Terkini

Powered by Blogger.

Wakapolda Lampung Berharap Partisipasi Masyarakat Lamsel Wujudkan Pemilu Aman

28 March 2019

Wakapolda Lampung, Brigjen Pol. Teddy Minahasa (tengah) | Foto: Istimewa

LAMPUNG SELATAN – Saat ini, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menjadi salah satu atensi pihak keamanan dan penyelenggara pemilu sebagai wilayah rawan.

Hal tersebut disebabkan jumlah TPS sebanyak 3.095, terdiri dari jumlah TPS kurang rawan 3.080, jumlah TPS rawan sembilan yakni di Pulau Sebesi delapan TPS dan Pulau Rimau satu TPS, serta jumlah TPS khusus sebanyak enam yaitu di Lapas Kalianda dua TPS dan Lapas Way Huwi empat TPS.

Sedangkan untuk daftar pemilih tetap (DPT) berjumlah 759.195 terdiri dari 386.604 pria dan 372.591 wanita.

Adapun jumlah personel Polri di Lampung Selatan sebanyak 639 personel, Libat tahap pungut 676, Pam TPS 412 personel dari Polres, 145 personel dari Polda dan Satgas 119 orang.

Untuk itu, Polda Lampung melakukan kunjungan kerja sekaligus talk show di Lampung Selatan, dengan mengangkat tema ‘Mengawal Pemilu 2019 aman, damai dan sejuk, Kamis (28/3/2019).

Hadir sebagai narasumber, Ketua KPU Provinsi Lampung, Nanang Trenggono, Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Pol. Subakti, dan Pengamat Politik Dedi Hermawan.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda Lampung, Brigjen Pol. Teddy Minahasa mengatakan, pemilu merupakan hajat politik dan demokrasi bangsa Indonesia, yang bukan hanya urusan penyelenggara pemilu saja.

Oleh karena itu, seluruh eleman bangsa harus ikut bertanggungjawab atas penyelenggaraan pemilu, agar menjadi pemilu yang damai, aman dan sejuk.

“Aparat keamanan saja tidak akan sanggup mengawalnya tanpa peran serta masyarakat. Kami sangat berharap partisipasi masyarakat khususnya di Lampung Selatan, untuk bersama-sama mewujudkan pemilu aman, damai dan sejuk,” ujar Brigjen Teddy.

Dalam dialog itu, Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono, mengatakan, KPU Lampung bertugas mengawal pemilu dengan mengantisipasi dari teknis penyelenggaraan, misalnya teknis pengiriman kotak suara dari TPS yang terletak di area-area terjauh, seperti di daerah kepulauan dan perairan.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polairud dan melibatkan masyarakat untuk mengangkut kotak suara, sesuai SOP yang telah ditetapkan dan juga memberikan pelayanan secara maksimal dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat untuk menuju TPS terdekat,” jelasnya.

Terkait target partisipasi masyarakat dari KPU pusat sebesar 77.5%, menurut Nanang, pihaknya terus mencoba memompa partisipasi masyarakat melalui sosialisasi di kecamatan-kecamatan, dengan program ‘grebek pasar’ setiap minggu dan akan berakhir pada akhir bulan ini.

Sementara Diskrimsus Polda Lampung, Kombes Pol. Subakti, mengatakan, Polda Lampung sangat atensi dalam mengamankan Pemilu 2019.

Menurutnya, untuk di Provinsi Lampung masyarakatnya sangat mendukung dalam menjaga kondisi yang kondusif.

“Kami terus menghimbau masyarakat untuk ikut berperan menciptakan suasana kamtimbas yang aman,” ujar Kombes Subakti.

Di tempat yang sama, Pengamat Politik, Dedi Hermawan, mengungkapkan, sejauh ini ada progres yang baik dari kepolisian dengan sistem antisipasi, seperti kegiatan dialog ini, untuk mereduksi peluang-peluang kondisi yang tidak diinginkan.

Menurutnya, setiap pemilu digelar selalu ada isu-isu yang selalu mencuat dan membuat suasana menghangat, namun hal itu selalu mencair setelah pemilu usai.

Dikatakannya, jika melihat isu-isu yang berkembang di media sosial, sepertinya Indonesia akan terbelah.

Padahal kenyataannya di masyarakat semua dalam keadaan damai. Untuk itu, masyarakat dihimbau agar selalu melakukan cross check mengenai informasi yang didapat, karena semakin dekat dengan hari H semakin kencang isu isu yang beredar.

“Masyarakat jangan sampai terbawa isu yang menyesatkan. Jangan langsung menelan mentah-mentah informasi dan langsung menyebarkannya,” kata Dedi.

Terpisah, Tokoh Adat Lampung Selatan, Pangeran Sampoerna Jaya, mengatakan, budaya masyarakat Lamsel yang tidak pernah lepas dari rasa musyawarah dan mufakat, membuat dirinya yakin seluruh elemen di Lamsel selalu siap mengawal dan mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk.

“Besar harapan kami, mari kita bersinergi, TNI, polri, Pemkab dan masyarakat untuk menuju pemilu 2019 yang damai di lamsel khususnya,” imbaunya. (*/des)

close