Terkini

Powered by Blogger.

Markus Penipu Divonis Delapan Bulan Penjara

18 September 2013


LAMPUNG - Menjanjikan kepada saksi korban, Lisnawati, dapat mengurus suatu perkara dengan membayar Rp 8,5 juta, Edi Endar Rahmat (39), warga Jalan Marga, Gang Perintis, Sumber Rejo, Kemiling, Bandar Lampung, dihukum delapan bulan penjara atas perkara penipuan calo makelar kasus (markus). 

Ketua majelis hakim Nursiah Sianipar pada sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (18/9/2013) sore, menyatakan Edi terbukti bersalah melakukan melakukan penipuan. Edi dinyatakan terbukti melanggar Pasal 378 KUHP.

"Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Edi Endar Rahmat selama delapan bulan dengan dikurangi masa tahanan yang telah dijalani,” ujar Nursiah.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyatakan hal yang memberatkan perbuatan terdakwa, yakni telah meresahkan masyarakat. Sedangkan yang meringankan terdakwa, yakni mengakui dan menyesali perbuatanya.

Putusan tersebut lebih rendah empat bulan dari tuntutan jaksa penutut umum (JPU) Irfansyah. Atas putusan tersebut, Edi dan JPU Irfansyah menyatakan menerimanya.

Terungkap dalam persidangan, perkara tersebut bermula pada 7 April 2013 hingga 6 Mei 2013 ketika saksi korban Lismawati bercerita kepada saksi Sutaryo untuk mengurus masalah temannya, Maman Setyawan yang lagi berperkara dalam kasus pencurian.

Lalu Sutaryo mengenalkan Lismawati kepada Edi Endar sebagai seorang pengacara yang berkerja di sebuah LSM.

Edi yang memperlihatkan kartu anggota LSM KPP-HM kepada Lismawati membuat dirinya percaya. Setelah itu, Lismawati pada 10 April 2013 menyerahkan uang Rp 4 juta kepada Edi dengan alasan bahwa kepolisian meminta uang untuk merubah pasal perkara.