Terkini

Powered by Blogger.

Malahayati Akui Lulusan STM Jadi Mahasiswa FK

29 August 2013


LAMPUNG - Manajemen Universitas Malahayati mengakui ada mismanajemen dalam rekrutmen mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK). Sehingga, mahasiswa FK dari Universitas Malahayati bisa berlatar belakang lulusan SMA jurusan ilmu sosial, STM, atau dari Madrasah. Namun, seiring aturan yang berlaku, Malahayati terus melakukan pembenahan. 

"Dulu ya. Tapi, sekarang Malahayati tidak lagi merekrut mahasiswa dari jurusan IPS apalagi Madrasyah," kata Wakil Rektor Bidang Akademik Marshal Usman, Selasa (27/8/2013). Penerimaan mahasiswa FK dari jurusan IPS hanya berlaku sebelum ada edaran Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang melarang lulusan IPS mengikuti pendidikan dokter.

"Edaran itu mulai berlaku 2012. Sejak saat itu, kami 100% menerima mahasiswa baru dari jurusan IPA. Sebelumnya memang ada mahasiswa berasal dari jurusan IPS, tapi jumlahnya hanya 5% dari total penerimaan," ujarnya.

Terkait kuota mahasiswa baru, Usman mengaku FK Universitas Malahayati mematuhi rekomendasi KKI. Dalam rekomendasi itu disebutkan kuota mahasiswa baru disesuaikan dengan perbandingan antara tenaga pendidik dan jumlah mahasiswa, yakni 1 dosen berbanding 10 mahasiswa. 

Dia menyebutkan, FK Universitas Malahayati saat ini memiliki 157 tenaga pendidik. Dengan demikian, jumlah ideal mahasiswa yang dapat dikelola mencapai 1.570 orang. "Peminatnya bisa 2.000-an per tahun, dan 80% dari luar Lampung. Namun, tiap tahun kami hanya menerima 200-300 mahasiswa baru," kata dia.

Jika berpedoman pada surat edaran Dirjen Pendidikan Tinggi tentang kuota penerimaan mahasiswa baru pada Fakultas/Program Studi Kedokteran, FK Universitas Malahayati yang berakreditasi C dengan hasil uji kompetensi dokter 60%-70%, maksimal hanya bisa menerima 80 mahasiswa baru. Surat edaran tersebut berlaku mulai tahun akademik 2014-2015.

Seperti diberitakan, Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati (FK Unimal) Bandar Lampung bermasalah. Meski sudah berusia 19 tahun, fakultas yang diharapkan menelorkan sarjana kedokteran yang handal, ternyata bobrok. Seluruh jurusan sekolah menengah derajat, baik SMA dengan semua jurusan, STM bahkan Madrasah ditampung menjadi mahasiswa perguruan tinggi itu.

Sejak berdiri, status akreditasi FK Universitas Malayahati mentok di peringkat C. Lulusan FK universitas yang tergolong tua juga harus memilih tempat praktik di luar kota Lampung. Karena sejumlah rumah sakit di Lampung tidak mau menerima magang praktik dokter dan lulusan FK Universitas Malahayati Lampung. 

Seperti diungkapkan Humas RS Urip Sumoharjo Slamet Sukarno, pihaknya belum pernah menerima lulusan FK Universitas Malahayati maupun mahasiswa praktik kerja lapangan (PKL). "Kami belum pernah menerima mahasiswa PKL maupun lulusan dari FK Malahayati. Belum pernah ada," kata dia. 

Slamet menambahkan, FK yang masih mengantongi akreditasi C secara umum kualitasnya kurang memenuhi standar. Dari sejumlah informasi terkait FK Universitas Malahayati, ia menilai ada yang salah dalam manajemen universitas tersebut. 

Dia menyarankan FK Universitas Malahayati agar jangan hanya mencari keuntungan sesaat agar lulusannya bisa meningkatkan taraf kesehatan masyarakat sekitar. "Secara keseluruhan ada yang salah dalam manajemen Malahayati dan perlu dibenahi. Jangan hanya mencari keuntungan," kata dia.

Pembantu Rektor III FK Universitas Malahayati Endro Lukito menjelaskan informasi yang beredar seputar FK Universitas Malahayati tidak sepenuhnya salah, tetapi juga tidak sepenuhnya benar.

Ia pun mempersilakan tim investigasi gabungan dari institusi pendidikan dan Inspektorat untuk mengecek langsung ke kampus. "Kami bersedia dan siap jika memang ada tim investigasi dari pihak mana pun," ujarnya.