Terkini

Powered by Blogger.

Anaknya Terduga Teroris, Bapak di Bandar Lampung Lapor ke Polisi

10 March 2019

(ilustrasi/ist)

LAMPUNGONLINE.CO.ID - Khawatir sang buah hati mati bunuh diri, seorang bapak di Bandar Lampung melapor ke polisi agar menangkap anaknya.

Pasalnya, saat sang anak kembali setelah lama pergi tanpa kabar, sang ayah menilai anaknya telah menganut aliran garis keras.

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap Rinto Sugianto alias Putra Suhada (23), warga Jalan Sam Ratulangi Gg. Suhada RT. 02 Lk. II, Kelurahan Penengahan Raya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (9/3/2019) sore.

Rinto merupakan terduga yang merencanakan amaliyah atau penyerangan terhadap Markas Kepolisian di Jakarta dan Lampung, merupakan kelompok Abu Hamzah.

Dari infomasi yang dihimpun dari satu sumber di grup WhatsApp, kronologis penangkapan terhadap Rinto berdasarkan inisiatif pribadi Teguh (67), yang merupakan orang tuanya.

Teguh menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Kedaton dan personel Densus 88 Antiteror, untuk melaporkan keberadaan anaknya, yang sudah kembali ke rumah setelah sekian lama menghilang.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, maka tim segera menjemput dan membawa orang tua Rinto ke Polsek Kedaton, dengan maksud melaporkan anaknya.

Teguh meminta supaya anaknya diamankan, sebelum melakukan tindakan menjurus teror, yang dapat menyebabkannya meninggal.

Atas dasar laporan intelijen Densus 88 Antiteror dan permintaan orang tua terduga, akhirnya Rinto dapat diamankan.

Dari interogasi awal, barang yang diduga bom campuran Potasium Klorat dan Switching On Off disimpan di atas loteng tetangganya, yaitu rumah milik Lubis.

Saat ini  Rinto alias Putra Suhada, sudah diamakan di Polsek kedaton. Sementara barang bukti yang diduga bom masih menunggu Unit Jibom untuk dilakukan pengamanan. (kjf)

close